Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Selenggarakan KKLP Online Menghadirkan Praktisi di Dunia Perbankan dan Keuangan di Masa New Normal

Di masa Pandemi Covid 19, seluruh sektor pendidikan memberlakukan Learning From Home (LFH) tidak terkecuali mahasiswa yang sedang menempuh Kuliah Kerja Nyata atau di IBK Nitro dikenal dengan nama KKLP+. Berdasarkan Surat Edaran Rektor IBK Nitro tentang pemberlakuan LFH, maka mahasiswa yang melakukan KKLP pun ditarik dari industri untuk menekan penyebaran Virus Covid 19. Akibat hal tersebut, mahasiswa yang melakukan kegiatan KKLP tidak bisa melanjutkan kegiatannya di industri sesuai dengan konsentrasi mereka. 

Untuk menyikapi hal ini, pihak LPPM IBK Nitro yang membawahi KKLP mengambil langkah untuk mengadakan KKLP secara online melalui kegiatan Webinar dengan tema “Webinar Fiesta Nitro”. Dalam webinar ini mengundang Bapak Luisito Hari Krisanto, beliau adalah GM Goverment Relation & Communication Development PT. Trans Kalla Makassar dan Adnan Imran merupakan Owner dari Del Manggo. Selain 2 narasumber tersebut, seluruh Ketua Program Studi di IBK Nitro untuk memberikan insight terkait bidang Perbankan, Bisnis dan Keuangan yang merupakan konsentrasi dari mahasiswa tersebut.

Webinar Bisnis dan Keuangan Volume I : PELUANG DAN TANTANGAN PELAKU BISNIS KEUANGAN DAN PERBANKAN DI MASA NEW NORMAL

Jumat, 12 Juni 2020, Institut Bisnis dan Keuangan Nitro menyelenggarakan Webinar Bisnis dan Keuangan Vol I dengan tema PELUANG DAN TANTANGAN PELAKU BISNIS KEUANGAN DAN PERBANKAN DI MASA NEW NORMAL. Narasumber pada webinar ini terdiri dari Kepala Advisory Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan – Bapak Sani Eka Duta, Deputi Bisnis PT. Pegadaian (Persero) Area Makassar I – Bapak Eko Supriyanto, dan Rektor IBK Nitro – Bapak Prof. H. Marsuki, DEA., Ph.D. 

Peserta webinar kurang lebih 500 org merupakan gabungan dari praktisi perbankan, pelaku UMKM, pimpinan OJK, pimpinan Bank Indonesia, pimpinan Bank Mandiri, dosen – dosen, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Webinar ini juga di moderatori oleh Kepala Laboratorium IBK Nitro – Bapak Zulkipli, SE., M.Si. 

Insight yang diberikan oleh para pembicara tentang perkembangan dalam bidang Keuangan Perbankan di Masa New Normal diharapkan dapat membawa dampak positif bagi peserta. 

Webinar Inkubator Bisnis IBK Nitro Seri 2 (YOUNGPRENEURTALKS : MINDSET ENTERPRENEUR, SKILL AND MOTIVATION)

Inkubator Bisnis IBK Nitro melaksanakan Webinar Seri 2 bekerjasama dengan Program Studi Kewirausahaan IBK Nitro. Webinar ini dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Juni 2020, diikuti kurang lebih 200 orang peserta terdiri dari Dosen, Praktisi, Pelaku UMKM, dan Mahasiswa. Narasumber yang diundang dalam webinar ini adalah Bapak Syamsuria Syamsuddin, SH., MBA., MScBA. – Founder & Director Duta Samudera Indonesia. Beliau seorang wirausaha muda yang telah memenangkan kompetisi Wirausaha Mandiri Tingkat Nasional dan merupakan alumni dari Erasmus University Belanda. Narasumber yang kedua dalam webinar ini adalah Ibu Verawaty, SE., MM., selain sebagai akademisi beliau juga merupakan seorang wirausaha di bidang Fashion dan F&B. 

Webinar ini mengangkat isu tentang perkembangan dunia UMKM dan diperoleh insight dalam masa New Normal. Pak Syam mengatakan Enterpreneur adalah panggilan jiwa, jadi wirausaha itu harus didalami. Bagi para enterpreneur muda harus jeli melihat peluang disekitarnya, sehingga dapat memberikan solusi bagi masyarakat.

Insight yang diberikan Ibu Vera sebagai narasumber kedua menyangkut pentingnya inovasi bagi pelaku UMKM dimasa New Normal ini, dengan Mindset Entrepreneur yang dimiliki, seorang entrepreneur dapat menemukan peluang dari kondisi sekarang ini dimana banyaknya masalah yang timbul akibat Covid-19 melalui konsep “Helicopter View”

Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Menerima Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021 menyediakan Beasiswa untuk Program Studi Baru

Untuk masa pandemi Covid 19 ini IBK Nitro membuka pendaftaran secara online. Pendaftaran mahasiswa baru dimulai pada bulan April 2020 hingga Agustus 2020, sistem penerimaan sudah dilakukan secara online melalui link bit.ly/pendaftaranmabanitro.

IBK Nitro telah membuka 7 Program Studi dengan 4 Program Studi baru yaitu Kewiraushaaan, Bisnis Digital, Manajemen Ritel dan Perdagangan Internasional. Tersedia Beasiswa Sebesar Rp. 2.500.000 bagi program studi Kewiraushaan, Bisnis Digital, Manajemen Ritel dan Perdagangan Internasional.

Webinar Inkubator Bisnis IBK Nitro Seri 1 (BIDITALKS : MERETAS BAKAT BISNIS DIGITAL BAGI WIRAUSAHA PEMULA)

Kamis, 4 Juni 2020, Inkubator Bisnis IBK Nitro bekerjasama dengan Program Studi Bisnis Digital menyelenggarakan Webinar dengan tema BIDITALKS : MERETAS BAKAT BISNSI DIGITAL BAGI WIRAUSAHA PEMULA. Narasumber pada acara ini yaitu Konsultan UKM Kementerian Koperasi dan UMKM RI – Bapak Ahyar Muawwal, S.Kom., M.Kom. dan Ketua Prodi Bisnis Digital IBK Nitro – Ibu Fadliyani Nawir, ST., M.Ds. 

Webinar ini diikuti oleh pelaku UMKM, praktisi, dosen, serta mahasiswa baik dari IBK Nitro maupun kampus lainnya. Bapak Ahyar membawakan materi tentang Digital Konten yang perlu diketahui oleh para wirausaha pemula untuk memilih strategi digital marketing paling cocok untuk usaha mereka. Sedangkan materi yang dibawakan oleh Ibu Fadliyani dalam webinar ini yaitu tentang transformasi digital dimasa New Normal, seperti kita ketahui berkat Pademi Covid 19 seluruh sektor industri dipaksa untuk melakukan kegiatan secara virtual. Oleh karena itu dibutuhkan midset Digital agar dapat survive ke depannya. 

Tahapan Krusial Dalam Pandemi

Kolom Analisis Fajar “Tahapan Krusial dalam Pandemi” oleh Rektor IBK Nitro, Prof. H. Marsuki, DEA, Ph.D. beliau mengatakan bahwa salah satu yang viral di publik waktu terakhir ini tentang The New Normal dan PSBB. ada upaya pemerintah dalam melonggarkan kebijakan untuk menggerakkan ekonomi dalam arti terbatas atas usai PSBB. seakan-akan dikotomi antara aspek kesehatan dan aspek ekonomi. padahal sepertinya tidak demikian, karena ibaratnya dua sisi mata uang yang saling terkait secara hakikat. 

inilah yang dikenal sebagai tahap ancaman dapat menjadi peluang jika potensi dan harapan dapat diberdayakan dan dioptimalkan. sederhananya yang diperlukan masyarakat mereka perlu diarahkan dan diatur pemerintah untuk mengoptimalkan potensi dan harapan masyarakat yang terdesak melalui aturan-aturan yang jelas dapat dipercaya dan dapat memberi solusi jangka pendek.

tahapan ini krusial dan menentukan sebelum persoalan besar makin sulit dikendalikan. disnilah kerditibilitas pemerintah diuji dapat melewati skenario level ini atau tidak. 

Nasib Bank

Kolom Analisis Fajar “Nasib Bank” oleh Rektor IBK Nitro, Prof. H. Marsuki, DEA, Ph.D. beliau mengatakan bahwa covid-19 belum mereda. volatilitas perkembangannya tidak stabil walaupun telah banyak upaya dilakukan masyarakat dan otoritas terkait.  salah satu pelaku ekonomi penting yang rawan dampak wabah adalah sektor perbankan, sehingga perlu dijaga kondisi dan perkembangannya. 

negara yang didominasi peran perbankan dikenal sebagai negara dengan sistem ekonomi kredit diantaranya indonesia. artinya sektor perbankan menjadi penentu utama dapat atau tidak efektifnya kebijakan moneter dan keuangan yang yang dilaksanakan otoritas terkait. alasannya karena hampir seluruh pelakui ekonomi dan bisnis, konsumen, pengusaha, termasuk pemerintah dan sektor luar negri bertumpu pada peran, fungsi dan tugas sektor perbankan. 

demikian juga indikator tingkat risiko perbankan (NPI Gross) terus meningkat sejak awal wabah dari 2,53% setiap bulannya meningkat sehingga mencapai 2,77% akhir maret. walau demikian masih moderat, dibawah batas syarat 5%. 

Tiga Transmisi

Kolom Analisis Fajar “Tiga Transmisi” oleh Rektor IBK Nitro, Prof. H. Marsuki, DEA, Ph.D. beliau mengatakan bahwa berbagai percobaan klinis untuk menemukan obatnya masih berlangsung. ditengah kondisi demikian, muncul pula persoalan kehidupan: ekonomi, bisnis, dan keuangan serta belum menentunya arah perkembangan persoalan tersebut. sehingga berbagai otoritas strategis terkait terus berjibaku menghadapi dampak negatif penyebaran corona virus disease 2019 ( covid-19) 

Memulihkan Ekonomi

Kolom Analisis Fajar “Memulihkan Ekonomi” oleh Rektor IBK Nitro, Prof. H. Marsuki, DEA, Ph.D. beliau mengatakan hampir 70% dalam status sebagai sektor informal. artinya sektor ini adalah penentu utama akan dapat cepat atau lambatnya upaya pemulihan perekonomian akibat wabah. 

hasil survey kemenko UKM baru-baru ini ditemuykan 67,1% dari UMKM yang disurvei di indonesia terdampak covid-19. masih ada 32,9% tidak atau belum terdampak. terdampak terparah sektor usaha ekspor dan kerajinan termasuk sektor pendukung usaha pariwisata.