Peningkatan Motivasi Individu Melalui Desain Organisasi:  Perspektif Teori Institusional

Oleh :
Muliyadi Hamid
Dosen Fakultas Ekonomi & Ilmu Sosial, Universitas Fajar

ABSTRAK

This study aims to explain organizational design which could improve individual motivation in perspective of institutional theory. Individual motivation is one of the most important variables that need to be a priority of the organization. It is not an easy job for the organization because motivation links to individual controlling that comes from external factor of individual. 
The study describes motivation theory and explores some reasons that can motivate individual in organization. Based on motivation theories, one factor that lead motivation individual is an extrinsic factor which is working environment. Individuals need working environment that could make them explore their self actualization. However, organizational design can resist individual motivation. Therefore, heterarchy concept is needed to increase individual motivation in organization.

Keywords : individual motivation, organizational design, extrinsic motivation.

Pengaruh Belanja Pemerintah Terhadap Kemandirian Fiskal Dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten dan Kota di Propinsi Sulawesi Selatan

Oleh
A. Marhasan

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh belanja langsung dan belanja tidak langsung pemerintah terhadap kemandirian fiskal dan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder melalui teknik dokumentasi pada kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan periode 2005 – 2008. Analisis data menggunakan teknik analisis jalur (Path Analysis).
Hasil analisis menunjukkan bahwa belanja langsung dan belanja tidak langsung pemerintah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemandirian fiskal. Selain itu juga ditemukan bahwa belanja langsung pemerintah berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan belanja tidak langsung tidak berpengaruh signifikan, serta kemandirian fiskal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini berarti peningkatan belanja langsung pemerintah akan menyebabkan peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta penurunan koefisien kemandirian fiskal akan menyebabkan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Kata kunci : Belanja langsung dan belanja tidak langsung, kemandirian fiskal, dan pertumbuhan ekonomi.

Analisis Keterkaitan Antar Sektor Ekonomi Propinsi Sulawesi Selatan

Oleh:
Darwis Amin
Dosen Institut Agama Islam Negeri Ambon.

ABSTRACT

The study aims to analyze: 1) what level of linkage (traction and propulsion) among sectors of the economy, 2) which economic sectors will become the next dominant sector for development priorities in the province of South Sulawesi.
The study makes use of input-output analysis, which relies on input output table data of domestic transactions of South Sulawesi in 2005 on the basis of the producer’s prices. The 2005 input-output tables of South Sulawesi is the last year data published under 112 classification of economic sectors grouped into 9 economic sectors in order to ensure the availability of data. The secondary data are used in the study collected through document reviews and report study.
The study reveals that 1) sectors that have the highest IDK (index of forward linkages) and IDP (index of backward linkages) (above average) is the manufacturing sector. Furthermore, sectors that have a strong bearing capacity are sectors that have a high IDK (above average) but low linkages index is the agricultural sector as well as transport and communications sector. Then sectors that have a high dependence on the sectors that have a low IDK but a high IDP (above average) is the building sector. And the last, sector which has less prospect that the sectors that have a low IDK and IDP (below average) were mining and quarrying sector, electricity, gas and water supply sector, trade, hotels and restaurants sector, finance sector, leasing and services company sector and the service sector, and 2) with the highest value of IDK and IDP (above average), then the manufacturing sector was the only dominant sector in the province of South Sulawesi.

Keyword : Sector Linkages, Forward Linkages, Backward Linkages, Input-Output Analysis.

Pengaruh Konsentrasi Kepemilikan, Likuiditas Saham, Dan Diversifikasi Usaha Terhadap Pertumbuhan Dan Nilai Perusahaan. (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

Oleh :
Muspa
Dosen STIM Nitro Makassar

ABSTRACT

This research is intended to examine the significancy influence of ownership concentration, Liquidity of Security, and Diversification to the Growth, and Value of the Firm’s in Manufturing industries at Indonesian Stock Exchange.
This research uses explanatory design with secondary data in manufacturing companies at Indonesian Stock Exchange. Sample is totaled at 20 companies by using purposive method sampling for 6-years observations; therefore, total number of observation is 120.
Model used in this research is path analyisis. This basic model intended to analyze the path in estimating strengths of causal relationship both directly and indirectly between exogen and endogen variables.
The result of this research has shown that; (1) ownership concentration influences directly and significan to value of company, but does not influence significantly to growth. (2) Liquidity of security influence directly and significan to growth, but does not influence significantly to value of the firm. (3) Diversification influences directly and significan to growth, but does not influence significantly to value of the firm. (4) Growth influences directly and significant to value of company.

Key words : Ownership Concentration, Liquidity, Diversification, Growth, and Value of the Firm’s

Penelitian Dasar Potensi Ekonomi Kota Tidore

Oleh
Muhammad Jibril Tajibu
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategis. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai data yang mendukung antara lain; pertama, jumlah industrinya yang besar dan terdapat dalam setiap sektor ekonomi. Kedua, potensinya yang besar dalam penyerapan tenaga kerja. Ketiga, kontribusi UMKM dalam pembentukan PDB cukup signifikan yakni sebesar 56,72% dari total PDB (BPS, 2004). 
Economic Survey (BLS), yang bertujuan mengidentifikasi berbagai peluang investasi di daerah yang bermuara pada pemberian informasi potensi ekonomi suatu daerah. Penelitian BLS difokuskan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan pelaku ekonomi mayoritas di daerah. Pada kajian BLS tahun 2006, terdapat perubahan yang signifikan dalam penetapan Daftar Skala Prioritas yang semula menggunakan kriteria data produksi, pendapat instansi dan data primer responden UMKM pada suatu komoditi/produk/jenis usaha di suatu kecamatan, menjadi penetapan komoditi/produk/jenis usaha (KPJU) unggulan daerah di kabupaten dengan menggunakan alat analisis Comparative Performance Index (CPI) dan Analityc Hierarchy Process (AHP). 
Penelitian di lakukan di Kota Tidore Kepulauan, dan tujuan penelitian BLS ini adalah untuk mengenal dan memahami profil daerah dan profil UMKM, kebijakan pemerintah yang terkait dengan pengembangan UMKM, peranan perbankan dalam pengembangan UMKM dan memberikan informasi tentang KPJU unggulan yang perlu mendapat prioritas untuk dikembangkan serta memberikan rekomendasi kebijakan dalam rangka pengembangan KPJU unggulan UMKM yang dikaitkan dengan kebijakan pemerintah di suatu kabupaten/kota. 
Hasil penelitian menunjukkan untuk kota Tidore Kepulauan, Ranking skor terbobot tingkat kepentingan sektor ekonomi adalah Sektor Perkebunan, Peternakan, Angkutan, Perikanan dan Peternakan. Adapun KPJU unggulan di Kota Tidore Kepulauan yang disusun berdasarkan ranking adalah: 1). Pala, 2). Ternak Sapi, 3). Ojek Sepeda Motor, 4). Ikan Tongkol, 5). Kambing.

Kata Kunci : Peluang investasi, Potensi Ekonomi

Analisis Perilaku Nasabah dan Kualitas Pelayanan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Makassar Sungguminasa

Oleh :
Abdul Samad A.
Dosen Manajemen Universitas Fajar

ABSTRACT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perilaku nasabah dan kualitas pelayanan yang berpengaruh terhadapnya pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. KCP Makassar Sungguminasa. Kualitas pelayanan (Tangibles, Assurance, Responsiveness, Reliability, dan Empathy) dan perilaku nasabah adalah variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan kepada nasabah pemilik Tabungan Mandiri pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. KCP Makassar Sungguminasa dengan menggunakan metode purposive sampling. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner dan studi pustaka yang pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan program SPSS versi 17.00, yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, model uji F, uji t, dan identifikasi determinan (R2). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa secara simultan kualitas pelayanan yang terdiri dari Tangibles (X1), Assurance (X2), Responsiveness (X3), Reliability (X4), dan Empathy (X5) berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen pada nasabah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. KCP Makassar Sungguminasa. Hasil pengujiam secara parsial menunjukkan bahwa hanya tiga variabel yaitu Tangibles (X1), Responsiveness (X3), dan Reliability (X4) yang secara signifikan mempengaruhi perilaku konsumen pada nasabah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. KCP Makassar Sungguminasa.

Kata kunci : Kualitas pelayanan (Tangibles, Assurance, Reliability, Responsiveness, dan Empathy), perilaku nasabah

Beberapa Kemungkinan Income Smoothing, dan Fraudulent Financial Reporting, dalam Analisis Laporan Keuangan Perusahaan yang Mengajukan Permohon Kredit Modal Kerja pada Beberapa Bank di Sulawesi Selatan

Oleh
Muh. Rum
Dosen Kopertis WIL IX Sulawesi dpk pada STIM Publik Makassar

ABSTRACT

This research aims to test financial statement analisys to some firm which publish financial statement that aims to get working capital credit. banker’s reaction on corporate unrealized information one does profit flattening, that on not usually reacts strength to corporate unrealized information. In this studi utilize contingency approaching to do find out relationship among disclosure of income statement upon credit application proffering. Data that is utilized in studi this is primary data in form of perception of many accountings compilers. analisis studi’s result points out that in a general way banker don’t react overweening to firm that has asymetric profit information. Severally indication which appears on study this declares for that factor unrealizedding to have information content that market benefit and banker,. Other result from studi it points out that income smoothing who applied by firm gets utilitarian to fix firm image at winks banker.

Keywords : contingency Approach, Income Smoothing, Fraudulent Financial Reporting