Seminar IFRS (International Financial Reporting Standard) 2012

///Seminar IFRS (International Financial Reporting Standard) 2012

Seminar IFRS (International Financial Reporting Standard) 2012

Picture_457

DR. Rachman Suwandaru, S.E., M.Si sebagai moderator sedang membuka acara seminar IFRS.

 

Pada hari Senin (4/06), telah diselenggarakan acara seminar yang bertema IFRS (International Financial Reporting Standard). Acara ini diselenggarakan oleh NTSC (Nitro Technology Science Club) yang merupakan salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) STIM Nitro. Adapun pembawa materi dari acara seminar ini adalah Prof. DR. H. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dari UNHAS dan Bapak Subhan, S.E., Ak. yang merupakan General Manajer Akuntansi PT. Semen Tonasa dan Dewan Komisari PT. Pelayaran Tonasa Lines. Acara ini dibuka dan dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen yang tidak hanya dari STIM Nitro tapi juga dari PTN dan PTS dari seluruh kota Makassar dan juga masyarakat umum. Acara seminar ini dibuka oleh DR. Rachman Suwandaru, SE., M.Si yang merupakan Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STIM Nitro sekaligus moderator acara seminar.

 

Picture_458

Prof. DR. H. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak sedang memberikan penjelasan tentang IFRS.

 

Acara ini dimulai dengan sesi pertama dimana membahas pengetahuan umum tentang IFRS (International Financial Reporting Standard / Standar Pelaporan Keuangan Internasional) yang dibawakan oleh Prof. DR. H. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak. Dikatakan bahwa IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards/IAS) disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasioanal (IFAC).


CANON_80

Para peserta yang menghadiri acara seminar IFRS.

 

Secara garis besar ada empat hal pokok yang diatur dalam standar akuntansi. pertama berkaitan dengan definisi elemen laporan keuangan atau informasi lain yang berkaitan. Definisi digunakan dalam standar akuntansi untuk menentukan apakah transaksi tertentu harus dicatat dan dikelompokkan ke dalam aktiva, hutang, modal, pendapatan dan biaya. Kedua adalah pengukuran dan penilaian. Pedoman ini digunakan untuk menentukan nilai dari suatu elemen laporan keuangan baik pada saat terjadinya transaksi keuangan maupun pada saat penyajian laporan keuangan (pada tanggal neraca). Ketiga yang dimuat dalam standar adalah pengakuan, yaitu kriteria yang digunakan untuk mengakui elemen laporan keuangan sehingga elemen tersebut dapat disajikan dalam laporan keuangan. Dan terakhir adalah penyajian dan pengungkapan laporan keuangan. Komponen keempat ini digunakan untuk menentukan jenis informasi dan bagaimana informasi tersebut disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan. Suatu informasi dapat disajikan dalam badan laporan (Neraca, Laporan Laba/Rugi) atau berupa penjelasan (notes) yang menyertai laporan keuangan.

 

Beliau menambahkan bahwa Indonesia saat ini belum mewajibkan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia menggunakan IFRS melainkan masih mengacu kepada standar akuntansi keuangan lokal dan hanya segilintir perusahaan yang menerapkan IFRS. Beliau juga menambahkan bahwa saat ini Dewan Pengurus Nasional IAI bersama-sama dengan Dewan Konsultatif SAK dan Dewan SAK merencanakan tahun 2012 akan menerapkan standar akuntansi yang mendekati konvergensi penuh kepada IFRS. Sesi ini kemudian dilanjutkan pada sesi kedua.

 

Picture_460

Bapak Subhan, S.E, Ak membuka sesi kedua.

 

Acara dilanjutkan dengan sesi kedua, yakni pembahasan tentang penerapan IFRS di PT. Semen Tonasa oleh Bapak Subhan, S.E, Ak. Beliau menjelaskan bahwa IFRS ini memberikan banyak manfaat kepada PT. Semen Tonasa seperti menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan, meningkatkan kualitas Standar Akuntansi Keuangan dan mengurangi biaya penyusunannya, meningkatkan kredibilitas dan kegunaan Laporan Keuangan melalui peningkatan kualitas dan daya banding, dan menyelaraskan dengan pengaturan yang berlaku secara internasional sehingga meningkatkan kepercayaan kepada para pemegang saham bukan hanya dari Indonesia maupun luar negeri Indonesia untuk menanamkan modalnya.

 

CANON_103

Foto bersama setelah penyerahan souvernir kepada para pembawa materi dan moderator.

 

Acara kemudian diakhiri dengan pertanyaan dari peserta, penyerahan souvenir kepada para pembawa materi serta moderator  dan makan siang yang disajikan oleh NTSC.

 

Picture_421

Para anggota panitia acara seminar dari NTSC.

 

CANON_162

Para anggota panitia acara seminar dari NTSC.

 

Bagi anda yang belum sempat mengikuti acara seminar ini dapat mengunggah materi dari seminar ini secara gratis. Silahkan klik link dibawah…

Materi dari Prof. DR. H. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak : http://www.ziddu.com/download/19610366/IFRSby.ProfGagaring.ppt.html

Materi dari Bapak Subhan, S.E., Ak : http://www.ziddu.com/download/19610367/IFRSby.BpkSubhan.ppt.html

 

 

Facebook                       twitter-2


By | 2012-06-09T02:42:02+00:00 June 9th, 2012|Kemahasiswaan|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.